Nasdem: Rizal Ramli Gengsi Akui Kesalahan, Malah Tuntut Rp 1 Triliun

JawaPos.com – Keputusan ekonom senior Indonesia Rizal Ramli yang melaporkan Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh ke polisi telah menyedot perhatian masyarakat. Rizal melaporkan Surya Paloh atas tuduhan pencemaran nama baik. Dia mengklaim kerugian materiil dan immateriil mencapai Rp 1 triliun.

Menanggapi hal itu, Taufik Basari selaku Ketua DPP Bidang Hukum, Advokasi, dan HAM Partai Nasdem tak mau tanggapi serius pelaporan yang dilayangkan Rizal Ramli. Namun Taufik akan menghormati proses hukum yang tengah berjalan.

“Kami menanggapinya santai saja. Tidak masalah. Itu hak Pak Rizal Ramli untuk membuat laporan ke manapun atas nama apapun,” kata Taufik di Gedung DPR RI, Jakarta, Rabu (17/10).

Taufik bersikukuh bahwasanya pernyataan Rizal di salah satu televisi nasional itu cenderung melakukan tudingan kepada sang ketua umumnya. Khususnya mengenai keterlibatan Surya Paloh dalam intervensi kebijakan impor pemerintahan Joko Widodo.

“Persepsi yang terbangun dari kalimat Pak Rizal seolah Pak Surya bermain impor. Padahal, itu salah besar. Karena Pak Surya sama sekali tidak pernah turut campur terhadap kebijakan impor,” ungkap dia.

Menurut Taufik, jika Rizal Ramli tidak merasa pernyataannya menyinggung Paloh, maka seharusnya mantan Menteri Koordinator Kemaritiman itu menjawab somasi secara terbuka.

“Jika memang menurut Pak Rizal Ramli ia tidak bermaksud menyatakan hal-hal yang sudah ia sampaikan di televisi yakni menuduh Pak Surya bermain impor, sehingga Presiden takut menegur, saya Pak Rizal cabut kata-katanya sebagaimana permintaan dari somasi kami,” ungkapnya.

“Seorang yang negarawan semestinya jika salah harus berjiwa besar mengakui kesalahannya dan meluruskan persepsi yang keliru akibat pernyataannya,” sambungnya.

Di samping itu, Taufik juga bilang bahwasanya Rizal hanya gengsi untuk mengakui kesalahan. “Kalau (Rizal) mengoreksi dengan mencabut pernyataannya tentu kami akan anggap selesai. Tapi kalau gengsinya tinggi seperti ini ya kami tunggu saja di pengadilan,” pungkasnya.

Sebagai informasi, dalam pelaporannya, Rizal memang merasa telah dicemarkan nama baiknya atas somasi yang dilakukan oleh Surya Paloh selaku Ketua Umum Partai Nasdem. Pasalnya, Rizal mengaku tak pernah menuduh Paloh soal kritiknya tentang impor di salah satu televisi nasional.

Rizal Ramli mengaku telah mengalami kerugian secara materiil dan imaterial karena dicemarkan nama baiknya oleh Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh. Total kerugiannya diklaim sebesar Rp 1 triliun.

“Kerugian materiil dan imaterial Rp 100 miliar dan total Rp 1 triliun,” ujarnya usai melapor ke Bareskrim Mabes Polri, Gambir, Jakarta, Selasa (16/10)

Uang kerugian tersebut nantinya akan disumbangkan untuk para petani di Indonesia. “Seluruhnya kami akan sumbangkan untuk petani dan petambak garam di Indonesia,” katanya.

Adapun dalam laporannya, Rizal menyertakan alat bukti berupa lima video yang dirangkum dalam bentuk flashdisk. Video tersebut berkonten wawancaranya di beberapa media televisi saat menjadi narasumber. Laporannya pun diterima Bareskrim Polri dengan nomor LP/B/1309/X/2018 BARESKRIM tertanggal 16 Oktober 2018.

(aim/JPC)

Cara DAFTAR POKER Domino Qiu Qiu Capsa Susun Online Indonesia di Situs Agen Judi Terpercaya Assosiasi Resmi Dewapoker IDN Bank BCA, BNI, BRI dan Mandiri.