Kanker Limfoma non-Hodgkin, Penyakit yang Diidap Pendiri Microsoft

Jakarta – Salah satu pendiri Microsoft, Paul Allen meninggal dunia pada usia 65 tahun. Menurut informasi yang beredar, ia meninggal karena komplikasi penyakit kanker Limfoma non-Hodgkin. CEO Microsoft Satya Nadella pun turut merasakan kehilangan dan mengatakan Allen membuat kontribusi yang tidak bisa dipungkiri pada Microsoft dan teknologi.

“Sebagai salah satu pendiri Microsoft, dengan caranya sendiri yang tenang dan gigih, dia menciptakan produk, pengalaman, dan institusi ajaib, dan dengan melakukan itu, dia mengubah dunia,” kata Nadella, dikutip dari CNBC.

Kanker limfoma non-Hodgkin adalah kanker yang bermula di sel darah putih bernama limfosit yang merupakan bagian dari sistem imun tubuh. Kanker jenis ini paling sering menyerang orang dewasa, tetapi anak-anak juga bisa mendapatkannya.



Limfoma non-Hodgkin biasanya dimulai di kelenjar getah bening atau jaringan getah bening lainnya, tetapi kadang-kadang dapat mempengaruhi kulit. Ini bisa bermula di kelenjar getah bening, limpa, tulang sumsum, timus, atau saluran pencernaan.

Kanker ini dibagi menjadi dua jenis yakni limfoma hodgkin dan limfoma non-hodgkin. Keduanya berbeda dan memiliki perbedaan yang sangat jelas dalam upaya penyembuhan. Demikian dilansir American Cancer Society.

(ask/up)